Showing posts with label Pendidikan Dasar Cakrawala. Show all posts
Showing posts with label Pendidikan Dasar Cakrawala. Show all posts

Tuesday, 13 May 2014

Cerita nyata ini kami tulis untuk sharing dan berbagi pengalaman pada warga STT-PLN seputar kegiatan kita selama mengikuti Pendidikan Dasar Cakrawala XII, dimana ketabahan, mental, fisik, kecerdasan, kedisiplinan kita dilatih dan ditempa agar menjadi jiwa yang tangguh, tidak mudah menyerah apalagi mengeluh, peduli sesama, rasa solidaritas, mengagungi ciptahan Tuhan YME, dan banyak hal-hal positif yang dapat kita ambil selama mengikuti PDC XII. Selamat membaca dan semoga bermanfaat. Jejak menjadi seorang Watu Lawang Sebagai salah satu unit kegiatan mahasiswa di STT PLN, Cakrawala ternyata cukup dipandang oleh unit kegiatan lain dan juga badan-badan kemahasiswaan di STT PLN seperti Badan Eksekutif Mahasiswa ( BEM ) dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Hal ini terlihat dari seringnya Cakrawala Komisariat berperan aktif dalam berbagai kegiatan kemahasiswaan dan juga hampir selalu mendapat kehormatan untuk menjadi seksi keamanan dalam berbagai kegiatan massal. Waktu berjalan demikian cepat rupanya dan waktu setengah tahun seperti tak terasa dalam mengikuti kegiatan Cakrawala. Kami ketahui bahwa cakrawala akan melaksanakan Pendidikan Dasar Cakrawala XII (PDC) di bulan Februari tepatnya tanggal 10-24 Februari 2014. Nah inilah kesempatan bagi kami untuk menjadi anggota Cakrawala sambil ingin membuktikan bahwa kami sanggup mengikuti PDC yang oleh para anggota Cakrawala waktu itu (angkatan Lembayung Tirta dan yang lebih dulu) digembar-gemborkan sebagai kegiatan yang demikian menyeramkan, mengesankan dan mengasyikkan. Berbagai persiapan kami lakukan, mulai dari lari pagi seminggu dua kali pada pukul 16.00 sambil mulai mengumpulkan dan meminjam berbagai peralatan yang belum kami miliki. Dalam tahap persiapan itu pasar senen yang menjual berbagai perlengkapan militer menjadi tempat utama untuk mencari perlengkapan yang diperlukan. Sayang sekali kami tak ingat lagi bagaimana caranya kami mampu membeli semua perlangkapan (entah siapa yang kami "mintai" waktu itu!). Berbagai test kami lalui mulai dari test teori, test penguasaan alat (tes Praktek). Hasil dari test tersebut ternyata kami dinyatakan memuhi syarat untuk mengikuti PDC. Hari pertama, kami peserta PDC XII berbaris di Lobby STT PLN untuk upacara dan pengambilan HAK. Dengan perasaan gagah dan siap tempur kami ikuti acara pembukaan yang bergaya kemiliteran ini. Carrier siap melekat dipunggung kami berisi perlengkapan latihan, antara lain adalah: pakaian 3 setel, ponco, golok tebas, kompor lilinkapur, sarung dan sleeping bag. Di kepala kami terpasang topi hitam bundar dengan tali menggantung ke dagu. Karena pergaulan kami selama ini dengan Cakrawala, banyak sudah diantara para pelatih yang mengenal kami, dengan gagah dan tak lupa berslayer biru dengan bertuliskan CAKRAWALA siap untuk upacara dan pengambilan HAK. Kami memulai PDC dengan doa yang tak lupa kami panjatkan kepada tuhan yang maha ESA, setelah itu kami naik angkutan umum dengan para pelatih. Sesampainya disana kami mendapat instruksi untuk cepat mendirikan tenda dan merapikannya, Setelah itu kami istirahat. Waktu istirahat sejenak sudah usai, kami siap menerima materi pertama yaitu materi Organisasi, instruktur (Prasasti Satria Utama C-076 AT dan Rabindra Tahir Prataman C-100 LT) dan dilanjutin materi-materi lainnya. Diantaranya : 
• JALPAL (Perjalanan dan Perbekalan), Instruktur (Fajar Setyawan C-097 PAWA dan Yoga Darma C-099 LT). Pada materi japal kita diajari untuk kesiapan dan perbekalan apa saja yang harus dibawa demi suksesnya perjalanan. Di PDC ini kami tinggal mempraktekkannya, mulai dari bongkar tenda dan pengecekan semua perlengkapan yang kami bawa. Tentu ada bonus bagi kami yang perlengkapannya tidak lengkap. Untung saja perlengkapan kami semua lengkap karena jalpal sudah kami rencanakan dan siapkan jauh-jauh hari sebelum PDC.
• KOMED (komunikasi Medan), Instruktur (Yogas Citra C-098 PAWA dan Eka Putra C-106 LT) Dalam materi komed ini kami mempraktekkan mulai dari membuat asap buat komunikasi bila membutuhkan pertolongan, tiup peluit, kode alfabet dll.
• IMP (Iklim Medan dan Penaksiran), instruktur (Azriani Mustakim C-095 PAWA dan Silviana Wahyu C-103 LT) Pada materi IMP kami mempraktekkan cara menaksirkan cuaca, tinggi pohon, menghitung tinggi pohon, tebing dengan cara penaksiran.
• PPGD (Pertolongan Pertama Gawat Darurat), instruktur (M.Kurnia Haryanto C-094 PAWA dan Oggi Permana C-107 LT) Pada materi PPGD kami mempraktekkan cara-cara penanganan korban, mulai dari korban keracunan, patah tulang, hipotermia, buat tandu, membawa korban dari medan yang sulit sekalipun kami sudah mempraktekkannya.
• SAR (Search and Rescue), instruktur (Ramadhan Kaffa C-075 AT, Suhartoyo C-073 AT, Yogas Citra C-098 PAWA dan Saepudin C-101 LT) Sebagai penggiat dan pecinta alam tak bisa dipungkiri adanya hal-hal yang tidak diinginkan seperti tersesat, maka kami juga mempraktekkan bagaimana cara mencari korban yang hilang dengan berbagai metode. Mulai dari buka jalur dan kami sisir hutan untuk mencari korban.
• Survival, instruktur (Ade Syarif C-096 PAWA dan Asmaul Husni C-108 LT) Sebagai langkah antisipasi kami diajari untuk menjadi survivor (orang yang menjalani survival), tentu saja survival sangat dihindari jika itu benar-benar terjadi, karena survival adalah perjuangan bertahan hidup. Kenapa demikian ?. jika tersesat di hutan, mau tidak mau kita harus bertahan untuk tetap hidup. Maka kami juga mempraktekkan materi survival, mulai dari membuat bivak, membuat jebakan untuk mendapatkan hewan buruan. Mencari sumber air, tumbuhan yang bisa dimakan dll.
• BZP (botani , Zoologi Praktis), Instruktur (Luluk Dwi Saputra C-084 AT dan Damar Indra jati C-102 LT) Pada materi BZP ini kita mempraktekkan bagaimana memilih tumbuhan hewan dan tumbuhan yang bisa dimakan dan dijadikn obat.
• Tali Temali, Instruktur (M.Kurnia Harianto C-094 PAWA) Pada materi tali temali kami mempraktekkan cara membuat simpul, ada sekitar 15 simpul yang kami praktekkan. 
• NAVDAR (Navigasi Darat), instruktur (Yogas Citra C-098 PAWA dan A.Raudhatul Irfan S C-105 LT)
Pada materi navigasi darat kami mempraktekkan bagaimana cara membaca peta, kompas, dan kami juga dapat tugas oleh instruktur untuk menuju kawah ratu dengan cara buka jalur, dan kamipun berhasil.
• Mountaineering, Instruktur (Ade Syarif R C-096 PAWA dan Oggi Permana C-107 LT) Pada materi mountaineering kami melakukan susur sungai, rafling, turun tebing. Kami mendapat tugas susur sungai sampai ketemu air terjun. Akhir kata, sampailah kita. disini kami mendapat banyak ilmu baru , pastinya pengalaman brooo... pasti kalian penasaran.... makanya ikut geh... Singkat Cerita setelah sekian lama kami ditempa oleh Cakrawala, akhirnya kami sudah mencapai puncak PDC ini. Setelah itu kami menunggu apa nama angkatan kami, nama rimba dan juga pembagian nomor anggota, dengan perasaan yang campur aduk, antara senang, capek dan ngantuk, iya ngantuk karena semalam tepatnya jam 12 kami sudah bangun dan memulai kegiatan hingga pagi sampai menerima nama angkatan dan nomor anggota. karena nama angkatan yang bisa menentukan hanya ALLAH SWT dan alam. Akhirnya waktu itu datang, nama angkatan kami adalah “WATU LAWANG”. Nama rimba dan nomor anggota adalah sebagai berikut: 1. Maryudi yuanto C-109 2. Tri cahya rizky C-110 3. Tri abdinullah C-111 4. Arif yusuf anshory C-112 5. Yusuf eko ardiansyah C-113 Kenapa Watu lawang ? Nama Watu lawang yang artinya Watu=Batu, lawang= pintu, juga diambil pada saat kami mengikuti materi mountaineering, karena pada saat mountaineering kami melakukan susur sungai yang aliran airnya lumayan deras dan banyak bebatuan besar disepanjang perjalanan kami, tak hanya menuntut keberanian untuk mengarungi sungai tersebut, konsentrasi, keyakinan dan kekompakan kita juga diperlukan. Selama kita melakukan perjalanan ditengah sungai yang dipenuhi bebatuan, samping kanan kiri kami juga dipenuhi dengan bebatuan tebing yang terjal dan tinggi, tak bisa dihindari jikalau tebing tersebut runtuh, dan juga bisa dibayangkan apa yang terjadi. Hmm. Terus kami berjalan menyusuri sungai walau tak tahu kemana arah dan tujuan kami, karena senior tidak pernah memberi tahu kemana tujuan kami, hanya memberi instruksi bagi kami untuk menyusuri sungai sampai tidak dapat di lewati lagi. Akan tetapi meskipun dalam perjalan kami menemukan kesulitan dalam menyusuri sungai kami pun tak pantang menyerah untuk tetap melewati rintangan tersebut karena kami di didik untuk menjadi jiwa yang teguh dan tidak pantang menyerah.

By : WATU LAWANG

Posted on 17:39 by Kurnii

No comments

Tuesday, 15 April 2014

            Mungkin banyak dari teman - teman yang bingung ketika melihat ada sekelompok mahasiswa berbaris di loby dengan pakaian  seragam, tak lupa dengan attributnya, seperti topi rimba, nametag, sepatu abri, dan tas besar (carrier). Nah, mereka adalah para calon anggota HPPA Cakrawala yang akan mengikuti orientasi lapangan atau dapat juga disebut dengan pengenalan medan (Bukan Medan yang di Sumatra Utara lho). Ada dua kali oritentasi lapangan. Orientasi lapangan 1 dan 2.
 Apa yang mereka lakukan pada orientasi lapangan? Mereka akan menerapkan materi – materi yang sebelumnya telah di berikan oleh para instruktur. Ada 11 materi yang dipelajari. Mulaidari Organisasi, Perencanaan Perjalanan Dan Perbekalan (JalPal), Iklim Medan Penaksiran (IMP), Tali Menali (TM), Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD),  Navigasi Darat (NavDar), Botani Zoologi Praktis (BZP),  SURVIVAL,  Search and Rescue (SAR), Mountaineering , dan Komunikasi Medan (KoMed).
            Setelah pembahasan materi, calon anggota ini akan diuji dalam mempraktikkan materi yang telah didapatkan di alam bebas. Jangan sampai materi yang telah diberikan menguap begitu saja. Kami berkegiatan di alam bebas yang penuh dengan resiko. Jika berkegiatan tanpa pengetahuan yang cukup, bias berakibat fatal, nyawa taruhannya. Adapun terjadi hal - hal yang tidak diinginkan saat berkegiatan, kami sudah memiliki bekal untuk menghadapinya.
            Orientasi lapangan 1 dan 2 berbeda tempat. Orientasi lapangan 1, bertempat di Bumi Perkemahan Cibubur (25 – 27 Oktober 2013) dan Gunung Kencana, Puncak, Bogor (20 Desember – 25 Desember 2013). Wah, lama juga yah? Tentu saja, karena ini adalah penerapan ke-11 materi di atas. Orlap 1 hanya 6 materi, dan Orlap 2 ada 11 materi. Tentu saja tahapan untuk menjadi anggota tak sampai situ. Pada bulan February nanti, akan dilakasanakan Pendidikan Dasar Cakrawala ke XII. Do’akan kami agar selamat dari kampus dan kembali kekampus.
By: Humas HPPA Cakrawala

Posted on 17:21 by Kurnii

No comments

Monday, 3 March 2014


Yogas Citra
Itulah Gunung Menir di bagian barat kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS). Tepatnya dekat Kampung Menir, Desa Ciasihan, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor. 
Decak takjub kembali terucap saat rombongan masuk Kampung Kiara Payung. Lokasinya berjarak sekitar 1 kilometer dari lanskap Gunung Menir yang menawan. Perkampungan masih asri. Tidak banyak rumah. Dominan hamparan sawah dilindungi pohon-pohon besar hutan Gunung Salak yang setiap saat diselimuti kabut. 
Ade Syarif dan Saefudin
ARumah paling ujung adalah rumah salah satu istri pensiunan militer. Di rumah tersebut, ada seorang ibu – ibu yang ramah. Ketika kami datang, kami disambut dengan hangat, bak keluarga sendiri. Ia memperkenalkan diri dengan nama Ibu Nilawati. Ketika kami datang untuk kedua kalinya, ibu tersebut berpesan untuk datang lagi, agar menjadi saudara.
Perjalanan kami lanjutkan, satu jam kami rasa terlalu singkat untuk menikmati suasana kawasan dengan duduk di galangan sawah atau di bale-bale rumah bambu sederhana. 
Ketakjuban bertambah ketika tiba di penghujung Curug Ciparay. Dari pemukiman warga ke Curug Ciparay berjarak sekitar 1 kilometer. Meski harus berjalan kaki, kita tidak akan merasa lelah karena udara sejuk dan keindahan menghampar di sekeliling.
Kawasan Gunung Menir dan Kampung Kiara Payung dengan Curug Ciparay-nya tergolong masuk daerah terpencil. Curug Ciparay memiliki ketinggian sekitar 50 meter dan berada di atas Curug Seribu di kawasan Gunung Salak Endah (GSE). Air Curug Ciparay yang jernih terus mengalir sampai jauh.
Belum banyak orang tahu akan keberadaan Curug Ciparay dengan pemandangan persawahan dan pegunungan eksotis. "Curug ini masih perawan, jarang orang ke sini," tutur penduduk setempat. 
Biarpun curug ini sudah banyak dikunjungi wisatawan asing, tapi ketika kami sampai di curug ini, tak ada wisatawan satupun. Apalagi wisatawan asing. Sepi.
Saat ini baru ada satu tempat penginapan di kawasan Curug Ciparay dan Gunung Menir. Tempat itu diberi nama Bambu House. Ada 13 kamar tersedia dengan tarif Rp75 ribu untuk dua orang dan Rp50 ribu untuk satu orang per malam. Lokasi tempat penginapan berada di antara permukiman warga yang masih sedikit.
  By: Humas HPPA Cakrawala

Posted on 22:15 by Kurnii

1 comment

Wednesday, 15 June 2011

Setiap kali melantunkan lagu ini, selalu saja teringat akan masa-masa Pendidikan untuk bisa menjadi anggota resminya HPPA Cakrawala, punya nomor anggota, nama rimba, angkatan dan slayer biru.

Lagu ini menjadi pengiring buat kami, menjadi penyemangat buat kami untuk terus maju dan percaya mampu melewati semua tahapan.

Posted on 08:00 by Siti Mujiatun

No comments

Cerita-cerita masa pendidikan memang engga akan ada matinya kalau diceritakan. Setiap angkatan, bahkan setiap anggota punya ceritanya masing-masing saat menjalani masa-masa pendidikan ini. Suka duka, pahit manis kejadian-kejadian yang dialami jadi pengalaman berharga buat kami. 
Berikut ini lagu yang mewakilkan perasaan dan kondisi kami saat menjalani pendidikan di Cakrawala.

Posted on 07:55 by Siti Mujiatun

2 comments

Longmarch...Oh...Longmarch...

Posted on 07:45 by Siti Mujiatun

No comments

Teringat kata-kata motivasi dari seorang almarhumah Jenderal TNI LB Murdhani :
" Tunjukkan jati dirimu, lebih baik kita pulang nama daripada gagal di medan laga"

Huidiiiiihhhh serem juga ya mereka !!! Ya kalo kami enggak segitunya, tapi kami juga pantang pulang PDC sebelum dapat "C" (^_____^)

Posted on 07:30 by Siti Mujiatun

No comments

Sunday, 5 June 2011

Setelah kita mempelajari bagaimana  merencanakan suatu perjalanan, selanjutnya kita akan mempelajari bagaimana merencanakan perbekalan untuk suatu perjalanan. Perencanaan perbekalan atau yang biasa kami singkat PAL merupakan suatu kegiatan untuk merencanakan perbekalan yang akan dibawa maupun digunakan dalam suatu perjalanan, mencakup logistik dan konsumsinya. 

Mengapa sih kita perlu mempelajari cara merencanakan perbekalan?  Karena dengan mempelajarinya kita dapat memilih perlengkapan dan perbekalan yang sesuai dengan kebutuhan perjalanan kita. Namun juga tidak melebihi kemampuan kita dalam membawanya, sesuai dengan prinsip Maximum Utility in Minimum Weight. Sehingga perjalanan yang kita lakukan dapat berjalan sesuai dengan rencana. 

Posted on 10:44 by HPPA CAKRAWALA

1 comment

Kali ini kita akan membahas mengenai bagaimana persiapan yang harus kita lakukan untuk melakukan sebuah perjalanan.  Dalam melakukan suatu perjalanan, tentunya harus dilakukan persiapan atau perencanaan yang baik sehingga kegiatan dapat kita lakukan dengan nyaman dan aman. 

Langkah awal untuk melakukan suatu perjalanan tentu saja harus mengetahui kemana kita akan berkegiatan, kondisi objek yang akan kita hadapi. Alangkah baiknya jika sebelumnya kita mengumpulkan informasi terlebih dahulu objek tujuan kita, bisa dengan survey lokasi, browsing internet, bertanya kepada orang-orang yang sudah pernah atau berpengalaman ke objek tujuan kita. Dengan begitu kita akan mengetahui apa-apa saja yang harus kita persiapkan untuk melakukan perjalanan tersebut. 

Posted on 09:21 by HPPA CAKRAWALA

No comments

Berikut ini merupakan Kode Etik Cakrawala :
  1. TAKWA KEPADA TUHAN YANG MAHA ESA
  2. MEMPERERAT PERSATUAN DAN KESATUAN
  3. MENJUNJUNG TINGGI NAMA KORPS
  4. MENGUTAMAKAN KESELAMATAN DAN KEBERSAMAAN
  5. BERTANGGUNG JAWAB DAN PANTANG MENYERAH

Posted on 02:12 by HPPA CAKRAWALA

No comments

"Tak kenal maka tak sayang...."

Peribahasa yang sederhana, namun sangat mengena bagi teman-teman yang ingin bergabung dengan HPPA Cakrawala. Yuph benar sekali peribahasa di atas. Kalian harus mengenal apa, siapa dan bagaimana HPPA Cakrawala itu sebelum menjadi anggota Cakrawala. Jangan sampai kalian menyesal di kemudian hari, sehingga tidak mau memberikan loyalitasnya kepada Cakrawala. Sebelum kalian melangkah lebih jauh lagi, mari kita kenali organisasi yang ingin kalian ikuti ini. 

Himpunan Penggiat dan Pecinta Alam Cakrawala atau yang biasa di singkat dengan HPPA Cakrawala atau yang lebih dikenal lagi dengan sebutan Cakrawala, merupakan sebuah organisasi yang menaungi kegiatan-kegiatan alam bebas di kampus STT-PLN Jakarta.
Cakrawala didirikan pada tanggal 30 November 1998, yang selanjutnya tanggal tersebut menjadi Hari Ulang Tahun Cakrawala yang diperingati setiap tahunnya. Cakrawala didirikan oleh Angkatan Perintis (angkatan pertama di Cakrawala). Mereka lah para pejuang, sehingga saat ini hadir Cakrawala di kampus STT-PLN Jakarta. Untuk lebih jelasnya lagi mengenai sejarah Cakrawala, bisa klik disini atau langsung saja datang ke Sekretariat kami di Basement Kampus STT-PLN Jakarta. Di sana sudah siap abang dan kakak yang akan dengan senang hati menceritakan sejarahnya Cakrawala.

Posted on 01:43 by HPPA CAKRAWALA

No comments


Sepulang PDC
Seperti halnya organisasi penggiat dan pecinta alam lainnya, di CAKRAWALA pun ada sebuah persyaratan  bagi calon anggotanya yang ingin bergabung dalam organisasi ini. Pendidikan Dasar CAKRAWALA, merupakan sebuah rangkaian kegiatan dimana perekrutan dari calon anggota hingga menjadi anggota muda kemudian menjadi anggota penuh yang juga merupakan tahap penyeleksian calon-calon anggotanya. 

Dalam perekrutan anggota di CAKRAWALA dapat kita temui ada beberapa tahap yaitu berupa materi kelas, latihan fisik rutin, orientasi lapangan, tes teori dan praktek, PDC Tahap Akhir, pendalaman materi, penempuhan point tambahan dan kemudian pelantikan untuk menjadi anggota penuh. Semuanya tergabung dalam rangkaian kegiatan pendidikan di CAKRAWALA dan merupakan syarat khusus yang harus dipenuhi seorang calon anggota untuk menjadi anggota penuh di CAKRAWALA.

Posted on 00:35 by HPPA CAKRAWALA

No comments